Siaga Gunung Kelud

Erupsi Gunung Kelud by @hilmi_dzi

Dini hari kemarin (13 Februari 2014) Gunung Kelud meletus untuk yang kesekian kalinya, tetapi bukan berarti kita bisa sembrono dalam menghadapinya. Letusan yang terakhir ini masih tetap tergolong sebagai bencana alam, dan sudah seharusnya kita menyikapinya dengan penuh kehati-hatian.

Siaga Gunung Kelud

Hal pertama yang bisa kita lakukan adalah memakai masker untuk menutupi hidung, dan mulut anda (terutama yang dapat menyaring partikel-partikel micro). Selanjutnya, jika tidak perlu, maka sebaiknya anda membatasi dalam berpergian dalam beberapa hari ke depan. Kompas menuliskan artikel yang lebih mendalam mengenai bahaya debu vulkanik bagi kesehatan.

Peta Radius Siaga Gunung Kelud di bawah ini saya dapat dari teman saya, Made Andi.

Jika ingin melihat peta dengan ukuran lebih besar, silakan klik di sini

Resolusi Kebangsaan Pemuda Bamboeroentjing 2014

Seharusnya tulisan ini saya post sebelum tanggal 28-Oktober-2013 lalu. Di saat pemuda-pemuda Indonesia sedang bergelora menikmati romantika sejarah tentang bagaimana pendahulu kami mengucapkan ikrar kebangsaannya.

Tapi tidak pernah ada yg terlambat untuk satu kebaikan. Tidak ada yg percuma untuk berpesan semangat kebangsaan yg membara.

Malam ini, sebelum terompet dan petasan membahana di langit-langit kita, mari kita kepalkan sejenak tangan kita ke angkasa. Rekontruksi janji-janji kita pada bangsa ini. Karena jika bukan pada kita, pada siapa lagi bangsa ini berharap? Jika bukan sekarang, kapan lagi?

============================================
Resolusi Kebangsaan Pemuda Bamboeroentjing 2014

Dengan rahmat Tuhan, mulai hari ini dan seterusnya, kami akan berhenti berkata hal-hal buruk tentang bangsa ini. Kekritisan kami terhadap masalah sosial tidak menjadikan kami pemuda-pemuda yg hanya pandai mencibir dan berbicara lantang tentang keburukan bangsa ini tanpa sedikitpun menjadi solusi atasnya.

Dengan rahmat Tuhan, mulai hari ini dan seterusnya, kami akan memenuhi bilik-bilik suara yg disediakan negara, kami akan memastikan bahwa hak politik kami dituntaskan penuh tanggung jawab sesuai hati nurani kami. Tidak ada lagi golput. Tidak ada lagi memilih untuk tidak memilih. Karena kami adalah pelaku, bahkan pemilik sejarah besar bangsa ini. Kami bukanlah penonton atau pengamat sejarah.

Dengan rahmat Tuhan, mulai hari ini dan seterusnya, kami tidak akan berhenti melaksanakan dan mengajarkan nilai-nilai dan etika luhur bangsa ini, kepada keluarga kami, anak-anak kami, orang-orang di sekitar kami, dimanapun kami berada.

Dengan rahmat Tuhan, mulai hari ini dan seterusnya, kami adalah solusi dari segenap persoalan sosial bangsa ini. Kami tidak akan mencibir kemacetan lalu-lintas, karena kami adalah pengguna angkutan umum. Kami tidak akan mencibir korupsi, karena kami selalu memastikan harta-harta yg kami miliki adalah buah karya kerja keras dan kejujuran kami yg dapat dipertanggungjawabkan sampai ke hadapan Tuhan. Kami tidak akan mencibir pemimpin-pemimpin kami, karena kami sudah memastikan bahwa kami telah melaksanakan hak politik kami, siapapun pemimpin kami maka dia adalah pilihan bangsa ini, dan kami berupaya menjadikannya baik dengan kekritisan kami.

Tuhan, berkahilah segenap upaya kebaikan yg sedang diupayakan oleh para pemimpin kami, orang-orang yg memiliki andil terhadap negara ini, dan pemuda-pemuda yg selalu mencintai bangsa ini seperti kami.

Depok, 31 Desember 2013.
beberapa waktu menjelang pergantian tahun