Kenapa WNI menjadi target favorit teroris di dunia laut?

Jawabannya adalah karena cuma sial. Kebetulan lewat daerah abu sayyaf ato teroris apapun, bisa di bajak dan disandera tanpa perlawanan berarti, kena deh. Apalagi bila perusahaan yang memperkerjakan WNI bersedia membayar tebusan yang mahal.

Apakah uang adalah tujuan utama teroris?

Tentu saja. Dan pencitraan. Tujuan utama terorisme adalah menyebar teror. Semakin ditakuti, maka semakin bangga. Dan semakin mendapat nama bahwa paham yang dibawa itu teroris adalah paham yang semakin dikenal pula. Ini mungkin adalah masalah pengakuan. Bahwa paham apapun yang dibawa teroris tetap hidup, bergerilya, dan tidak mati. Maka siapapun sanderanya, tidak masalah.

Dalam titik pandangan lain, keberhasilan pencitraan soal terorisme ini sekaligus membuat malu pihak negara dimana aksi teroris itu berlangsung. Keberhasilan aksi teror tidak hanya sekali bahkan berkali-kali, seolah mempertegas ketidakmampuan negara mengatasi terorisme.

Salah satu contoh adalah kegagalan serangan pasukan elit Filipina beberapa waktu lalu. Serangan yang bertujuan membebaskan sandera ini diluar dugaan adalah jebakan. Dimana ternyata beberapa puluh pasukan elit yang menduga bisa masuk dan membebaskan sandera dengan senyap dan membunuh beberapa belas teroris, disambut oleh 1 daerah berisi teroris dan simpatisan teroris. Pernah nonton 13 hours: Secret Soldiers of Benghazi? Atau Alien vs Predator? Ya, separah itu.

Lalu apa yang harus dilakukan Republik Indonesia?

Dalam hal pembebasan sandera, tidak bisa lain daripada diplomasi. Karena setiap aksi militer Republik Indonesia walaupun bersama militer Filipina hanya akan membuka peperangan baru bagi Tentara Nasional Indonesia dengan teroris baru. Dalam hal ini, bilapun konfrontasi militer terjadi, maka sebaiknya Angkatan Bersenjata Filipina saja yang melakukan.

Dalam hal pencegahan pembajakan, patroli bersama dengan negara tetangga adalah solusinya. Terutama di daerah rawan pembajakan. Tapi dengan luas wilayah lautan yang bagai tidak bertepi, maka dibutuhkan personel yang tidak sedikit. Juga dengan pembiayaan yang lebih tidak sedikit lagi. Bila menelusur lebih jauh kepada penyebab pembajakan di laut, faktor ekonomi biasanya menjadi alasan utama. Saat faktor ekonomi tidak mensejahterakan, maka pemodal aksi terorisme ato pembajakan dapat masuk memicu.

Contoh apa yang terjadi di perairan Somalia adalah diduga bermula dari terjadinya ilegal fishing yang menghabiskan sumber daya laut di perairan Somalia. Warga dipesisir pantai yang sangat bergantung kepada sumber daya laut via nelayan, pada akhirnya harus menerima kenyataan untuk jatuh miskin. Ditambah maraknya pembuangan limbah berbahaya di perairan tersebut mengakibatkan semakin tidak ada lagi yang bisa diambil. Di titik nadir kemiskinan itu, datanglah pemodal-pemodal mengajari mereka untuk menjadi perompak laut. Faktor selain ekonomi adalah ideologi. Abu Sayyaf yang beberapa kali merompak kapal dan menyandera awak kapal adalah salah satu golongan dengan dasar agama tertentu yang menuntut otonomi khusus kepada pemerintah negara Filipina. Dalam hal ideologi ini, komunikasi yang konsisten antara pemerintah dan abu sayyaf adalah satu-satunya jalan.

Pada akhirnya, penambahan kualitas dan kuantitas armada perang Indonesia dalam rangka melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan seluruh rakyatnya, menjadi hal krusial lainnya disamping masalah rumit penyelenggaraan negara. Dan perompakan berserta penyanderaan, tidak segampang kita bicara mengerahkan pasukan khusus untuk membebaskan sandera. Karena solusi itu adalah hanya solusi jangka pendek. Masih akan ada perompakan dan penyanderaan lainnya.

p

Detail 22 Situs Islam Diblokir

22 Situs Islam Di Blokir

Berhubung ini bahasan yang agak sensitif, ada beberapa poin yang harus ditekankan disini:

1. Saya tidak membahas mekanisme pemblokiran yang lumayan ‘mengejutkan’. Tetapi, saya menuliskan cara melaporkan suatu website ke Trust Positif di bagian bawah.
2. Saya tidak mengetahui persis parameter apa yang digunakan untuk mengukur bahwa suatu situs itu penggerak dan/atau simpatisan radikalisme meskipun BNPT menyebutkan empat jenis parameter.
3. Saya tidak membahas mengenai legal atau tidaknya Peraturan MenKomInfo No 19 / 2014 tentang Internet Positif atau bagaimana sepak terjangnya sejak jaman Vimeo, dkk.

22 Situs Islam Diblokir

Menurut surat yang banyak beredar di dunia maya, awalnya ada 19 situs , tetapi kemudian meningkat menjadi 22 Situs Islam yang diblokir oleh pemerintah. Dalih yang digunakan adalah bahwa ke 22 situs tersebut merupakan situs penggerak paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme. Tentu saja, tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang mempertanyakan surat edaran yang lumayan mengagetkan ini.

Berdasarkan BNPT, ada empat kategori yang dapat disebut radikalisme:

1. Radikalisme bisa ditimbulkan dari ingin melakukan perubahan dengan cepat menggunakan kekerasan mengatasnamakan agama.
2. Mengkafirkan orang lain.
3. Mendukung, menyebarkan dan mengajak bergabung dengan Islamic State.
4. Memaknai Jihad secara terbatas.

Berikut ini daftar situs yang diblokir oleh KemKomInfo dan BNPT:

1.   arrahmah.com
2.   voa-islam.com
3.   ghur4ba.blogspot.com
4.   panjimas.com
5.   thoriquna.com
6.   dakwatuna.com
7.   kafilahmujahid.com
8.   an-najah.net
9.   muslimdaily.net
10. hidayatullah.com
11. salam-online.com
12. aqlislamiccenter.com
13. kiblat.net
14. dakwahmedia.com
15. muqawamah.com
16. lasdipo.com
17. gemaislam.com
18. eramuslim.com
19. daulahislam.com
20. shoutussalam.com
21. azzammedia.com
22. indonesiasupportislamicstate.blogspot.com (Kebanyakan orang salah meng-kopas situs ini)

Siapakah dibalik ke 22 Situs Islam yang diblokir tersebut?

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut melalui Who.Is dan juga mendatangi situs-situs tersebut, kami menemukan hal yang lumayan mengejutkan mengenai ke-22 Situs tersebut:
– Jika dilihat dari proses registrasi, who.is menyebutkan bahwa 14 dari 22 (63%) situs tersebut mempunyai status private. Dalam artian, kita tidak bisa melihat nama pemilik situs tersebut dan tidak bisa mengontak mereka. Hal ini sebenarnya merupakan praktek yang lumayan lumrah di dunia maya untuk menghindari serangan spammer. Tetapi biasanya dijalankan oleh individu dan bukan media informasi.
12 dari 22 (54%) situs tersebut tidak menuliskan nama redaksi dan/atau penanggung jawab di websitenya.
7 dari 22 (32%) situs tersebut tidak menuliskan alamat kontak (baik itu berupa email dan/atau telepon) di websitenya.
– Hanya 3 dari 22 (13%) situs tersebut yang memiliki data lengkap penanggung jawab, pemilik situs, dan alamat kontak. Ketiga situs yang dimaksud adalah Panjimas, Muqawamah, dan Salam-online.

Anda juga dapat mengunduh pdf dari laporan tersebut disini. Sebagai informasi tambahan, MenKomInfo sebelumnya juga telah memblokir 300 Situs yang dianggap radikal.

Cara Pengaduan melalui Trust Positif

Sebenarnya mudah sekali untuk mengadukan sebuah website di situs trust positif tersebut. Setelah anda menuju ke website Trust Positif, anda cukup menuliskan alamat e-mail, nama pelapor, alamat URL dan kategori pelanggarannya.

Kategori pelanggaran dibagi menjadi sembilan: Pornografi, Radikalisme/Terorisme, SARA/Kebencian, Kekerasan/Violence, Kekerasan/Pornografi Anak, Penipuan Dagang/Investasi, Perjudian, Keamanan Internet (Malware, Virus Phising), dan Pelanggaran Hak Cipta.

 

22 Situs Islam Diblokir

Janji Politik – Caleg Bersih, Caleg Syariah

bersih2014.net

Janji Politik di Pemilu 9 April 2014

Semakin kita mendekati hari h pemilu di Indonesia, tanggal 9 April 2014, tentunya suhu politik di Indonesia hampir mendekati titik didih. Caleg tanpa hentinya menebarkan janji politik apa yang akan mereka lakukan JIKA mereka terpilih menjadi anggota dewan yang (katanya) terhormat.

Ratusan, bahkan mungkin ribuan, situs bernuansa pemilu bermunculan bagaikan jamur yang tumbuh subur. Belum lagi iklan di media cetak, televisi, di jalan-jalan, yang konon menyedot dana tak kurang dari 16 Triliun rupiah!

Organisasi-organisasi masyarakat dan politik juga tidak henti-hentinya menyebarkan (yang kemudian di-copas oleh media ‘mainstream’) artikel-artikel yang menyerukan rakyat untuk memilih caleg jawara mereka.

Ada dua artikel yang menurut saya menarik untuk dibahas kali ini: Caleg Bersih dan Caleg Syariah.

Caleg Bersih

Daftar caleg bersih 2014 ini konon katanya dirilis oleh beberapa lembaga ternama di Indonesia, yaitu KontraS, ICW, PSHK, YLVHI, WALHI, TII dan KPA. Mereka berargumen bahwa dari sekitar 6,607 orang caleg di Indonesia, hanya ada 60 yang ‘bersih’. Jadi kalau dilihat jumlah anggota dewan (560), akan hanya ada 10.71% orang yang bersih (dengan asumsi bahwa 60 orang tersebut semua terpilih).

Caleg Syariah

Di sisi lain, Gozian merilis daftar yang menarik. Mereka menyebutkan bahwa (sementara ini) hanya ada 19 orang caleg yang Syariah (atau setara dengan 3.39%).

Kesimpulan dari Janji Politik untuk Pemilu 9 April 2014

Jika anda mencermati daftar caleg bersih dan caleg syariah diatas, anda akan menemui kesimpulan bahwa, caleg bersih tidak syariah, dan caleg syariah tidak bersih. Menarik bukan? Padahal, kedua parameter ini menurut sebagian besar rakyat Indonesia (klaim sepihak yang kami rasa anda juga akan setuju) sangat penting sekali dipunyai oleh Caleg dalam Pemilu kali ini.

Sebagai penutup, kami menemui situs yang ditulis di tahun 2009 mengenai janji SBY-Boediono jika memenangi pemilu tahun itu. Sudahkah mereka memenuhi janji itu?

Pemilu itu memang bagai memilih kucing dalam karung dan memilih yang terbaik dari orang-orang yang tentunya mempunyai kelemahan masing-masing (Superman pun lemah terhadap Kryptonite!). Semoga Indonesia dapat lebih baik dengan caleg pilihan anda di Pemilu 9 April kali ini.

 

bersih 2014
(Sumber gambar: bersih2014.net)

Khan Lebih Enak Kalo Golput…

Golput

Ten Things I Love About Golput

  • Toh juga hasil akhirnya sama saja
  • Daripada pusing harus milih Kungfu Panda, Captain America (Pemilu Indo ato Amrik sih?), temannya David Beckham, temannya Osama dan Obama, ngakunya bapaknya siapa gitu, pensiunan petinju.
  • Satu dari 250 juta orang itu = cuma 0.0000004% -> Ga ngepek bro!
  • Daripada nanti saya salah pilih.
  • Toh mereka cuma tiduran saja di sana, atau lebih sering bolos malahan!
  • Ga ada untungnya buat saya (paling banter dapet kaos – Itupun empat tahun sekali!)
  • Ga pernah saya melihat anggota yang benar-benar berjuang untuk rakyat (yang buat parpol sih banyak!)
  • Dah hopeless deh… karena saya milih beberapa kali juga yang dulunya bagus ternyata korupsi juga
  • Nunggu Satria Piningit aja deh, yang dapat mengentaskan kita dari SEMUA permasalahan negeri ini.
  • Rasanya Indonesia bakal menang Piala Dunia Sepakbola sebelum masalah korupsi ini terselesaikan

Khan lebih enak kalo golput…

Tetapi jika anda mempunyai pandangan lain untuk tidak Golput, silahkan dibaca Cara Memilih Caleg di Pemilu kali ini.

Cara memilih Caleg di Pemilu – Pemilihan Umum Indonesia 2014

Pemilu 2014 Mencoblos Lagi

Ada artikel menarik bertajuk ‘an incomplete idiot’s guide to voting this April‘ di Jakarta Post, yang menurut saya memegang peranan penting dalam mendidik generasi muda kita akan pentingnya pemilihan umum. Didalam artikel ini, saya mungkin akan men-translate ke dalam bahasa Indonesia secara verbatim di beberapa bagian.

Kebanyakan dari kita mungkin akan berpikir: Ngefek ga sih suara kita di pemilu kali ini (atau secara umum)? Toh cuma satu suara dari sekitar 100 juta-an pemilih. Tapi bagaimana kalau suara anda ini pengaruhnya besar sekali? siapakah yang akan anda pilih?

Mungkin yang sudah tahu akan memilih partai atau caleg mana (terutama para simpatisan), boleh berhenti membaca sekarang. Buat yang lain, anda harus memahami terlebih dahulu bahwa suara kita dapat memberikan perubahan jika anda tahu apa yang anda harapkan dengan memberikan suara anda ini.

Saran yang menurut saya sangat bagus dari penulis artikel ini (Endy Bayuni) tentang pemilu:

– Jika anda tidak senang dengan cara penguasa mengontrol partai-partai politik yang besar, maka anda harus melawannya dengan memilih kandidat / caleg yang paling mewakili aspirasi anda

– Jangan memilih partai politik, karena hasil akhirnya akan sama saja. Beberapa caleg mungkin masih mempunyai niat yang tulus dan dapat memperjuangkan hak anda dengan melawan para penguasa di dalam parlemen.

Permasalahan utama dari memilih dengan cara ini adalah banyaknya jumlah caleg dan partai politik di pemilu kali ini. Internet membuat riset anda menjadi sangat mudah dan jangan hanya mengandalkan ‘media mainstream’ karena mereka tentu saja memiliki agenda politik sendiri. Website KPU mungkin dapat menjadi tempat untuk memulai riset anda ini karena mereka mempunyai daftar caleg di daerah anda. Jangan lupa untuk menggunakan Google untuk riset lebih lanjut.

Cara Memilih Caleg yang tepat – dengan riset melalui internet

1. Pastikan bahwa anda terdaftar sebagai pemilih. Di website KPU, klik ‘Daftar Pemilih Tetap (DPT)‘ seperti terlihat di gambar di bawah ini. Di dalamnya, masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan yang terdapat di KTP) anda. Jika nama anda terdaftar, anda akan dapat melihat Daerah Pemilihan (Dapil) anda.

2. Cari tahu berapa banyak kursi yang tersedia di Daerah Pemilihan (Dapil) anda. Di halaman utama website, Pilih ‘Daerah Pemilihan Pemilu 2014‘ dan ‘Peta Dapil Anggota DPR‘. Jika anda klik nama provinsi tempat domisili anda, akan terdapat peta Daerah Pemilihan. Sebagai Contoh, Jawa Timur mempunyai 11 Dapil  dan Surabaya masuk di Dapil Jatim I dengan 10 kursi.

3. Cari tahu daftar caleg di dapil anda. Kembali ke halaman utama website, pilih ‘DCT DPR PEMILU 2014‘ dan dapil anda. Untuk Dapil Jatim I, ada 12 partai politik dan 118 nama caleg. Mungkin anda mengenali beberapa dari nama-nama tersebut karena mereka public figure atau politikus ternama.

DPT

Seperti pak Endy, saya juga tidak pernah memilih partai yang sama diantara dua pemilu. Cara tercepat dalam mengeliminasi daftar kandidat ini adalah mencoret partai yang tidak akan anda pilih. Mungkin anda bisa melihat wikipedia untuk mengetahui profil lengkap partai politik Pemilu 2014 ini. Pak Endy menyarankan untuk melihat Ketua Umum, Ideologi, dan track record dari partai-partai tersebut.

Idealnya, proses eliminasi ini akan menghasilkan dua atau tiga partai pilihan anda dan sekitar 20-30 nama caleg. Janganlah memilih berdasarkan foto yang tertera atau nomer urutan partai. Caleg dengan nomer urut teratas biasanya merupakan orang yang dekat dengan ketua umum atau (mungkin) membayar uang iuran yang sangat besar. Sekedar saran dari pak Endy: Pilihlah caleg urutan bawah, karena mereka biasanya lebih muda dan mungkin lebih cocok dengan generasi anda. Untuk kesetaraan gender, disarankan juga untuk memilih wakil rakyat yang perempuan.

Cara yang sama dapat anda tempuh untuk memilih anggota DPD. Di halaman utama website KPU, terdapat pilihan ‘DCT DPD Pemilu 2014’. Link untuk Jatim sayangnya tidak tepat dan mengarah ke Jawa Tengah. Link yang benar ada di halaman ini.

Memilih Anggota DPRD

Untuk DPRD Surabaya, website yang anda tuju adalah KPUSurabaya.go.id. Peta Dapil Surabaya dapat dilihat dari link ini dan daftar Calon Tetap untuk DPRD di kota Surabaya, dapat dilihat dari link ini.

Jadi, bagaimana cara memilih caleg yang tepat?

Setelah anda mempunyai sekitar 10 caleg yang berkemungkinan besar untuk anda pilih, anda bisa menggunakan Google untuk mengenal mereka lebih jauh. Mereka mungkin mempunyai akun Twitter atau facebook. Anda bisa mengamati karakter mereka dari pilihan tata bahasa dan posting-posting mereka.

Anda bisa melakukan ini hingga tanggal 9 April nanti dimana suara anda akan menentukan masa depan bangsa kita.

Komisi Pemilihan Umum
(Sumber gambar dari KPU.go.id)