Road Hacks Praktis

Naik kendaraan di jalan, terutama di kota besar itu menyebalkan dan sangat menguji iman (bagi yang beriman). Ada saja hal hal di jalanan yang membuat urat leher kita ereksi tegang dan memicu tindakan yang bervariasi mulai sekadar menekan tombol klakson sampai berbuat kriminal :p. Nah, agar berkendara lebih nyaman, saya punya beberapa tips atau saran untuk lebih mengendurkan tensi, agar kita bisa makan kambing dengan tenang. Tenang saja, saya gak akan bicara peraturan, kalau mau baca peraturan silakan baca sendiri di sini dan atau di sini, saya hanya akan bicara dari sisi kepraktisan dan kenyamanan saja :D.

1. Motor Berhenti di Depan Garis Batas
Kalau kita di lampu merah, sering sekali kan ada motor yang berhenti melebihi garis. Nah saran saya, kalaupun anda mau nekat berhenti melebihi garis, pastikan anda tidak melebihi lampu merah dan anda bisa melihat kalau lampu sudah hijau, kecuali kalau anda ingin menikmati konser klakson di belakang saat lampu sudah hijau. Silakan dilihat dan hitung sendiri, tipe orang ini (berhenti melebihi lampu) 90% bukan lebih cepat tapi malah lebih banyaknya akan ketinggalan kalau lampu sudah hijau :D.

2. Naik ke Trotoar
Sering kita lihat motor yang naik ke trotoar (iya trotoar, bukan pedestrian, pedestrian itu artinya pejalan kaki) kalau jalan sudah mulai macet. Tergoda? Nanti dulu, pastikan sebelum anda naik anda tahu dimana akan turun. Anda akan kerepotan sendiri dan lebih membuang waktu kalau terlanjur naik tapi ternyata tidak menemukan jalan untuk turun, belum lagi kalau ternyata jalan anda diputus oleh lubang saluran yang menganga.

3. Putar Balik atau Parkir
Jalan anda terhadang oleh mobil/truk/bus/bemo yang putar balik atau hendak/keluar parkir? Ingat, jangan mendekat apalagi membunyikan klakson anda dengan alay. Semakin kecil ruang dan semakin banyak gangguan konsentrasi yang anda berikan, semakin lama mobil itu akan selesai putar balik/parkir dan berarti waktu anda akan terbuang semakin lama. Beri dia ruang yang cukup dan anda akan segera bisa melanjutkan perjalanan.

4. Pedestrian Menyeberang Sembarangan
Sama seperti diatas, semakin anda ganggu konsentrasi mereka, semakin lama anda bisa melanjutkan perjalanan. Tapi mereka kan salah karena menyeberang sembarangan? Asal tahu saja, menyeberang “sembarangan” itu diperbolehkan selama tidak ada silang zebra (zebra cross) atau JPO (Jembatan Penyeberangan Orang), kecuali di tempat yang disebutkan sebaliknya (jalan tol misalnya).

5. Ngebut Saat Lampu Hijau/Kuning
Seringkali saat kita lihat lampu lalu lintas masih jauh dan lampu masih hijau kita tergoda untuk menguji speedometer. Saran saya, sebelum lakukan itu, lihat dulu keadaan di belakang dan depan anda apakah ada kendaraan lain yang berpikiran sama? Kalau ada, sebaiknya beri saja dia jalan dan urungkan niat anda. Kita tidak pernah tahu kapan lampu akan tiba tiba berubah menjadi merah dan anda atau kendaraan depan anda akan mengerem mendadak dan merelakan pantat atau muka kendaraan anda (atau sekalian tubuh anda) berkenalan dengan kendaraan lain :p.

6. Lampu Penyeberangan
Alias PCTL (kalau ndak salah singkatannya Pedestrian Crossing Traffic Light, kalau salah saya jangan dibully ya, saya juga malas gugeling soalnya memang bukan singkatan ini topik bahasannya :p). Kalau lampu ini menyala merah dan memang ada orang menyeberang, sebaiknya anda berhenti dan jangan melakukan hal hal yang justru mengganggu konsentrasi penyeberang yang membuat anda akan berhenti lebih lama. Tapi tidak jarang juga tombol PCTL ini dipencet anak atau orang iseng, kalau itu yang terjadi ya anda silahkan putuskan sendiri mau tetap berhenti atau nekat jalan terus. Hanya perlu diingat, kalau kendaraan di depan anda berhenti, ya jangan memaksa menyuruh dia terus, saya ndak bilang peraturan itu WAJIB dipatuhi, tapi kalau melanggar ya ada resikonya, dan tidak perlu memaksa orang lain ambil resiko yang sama :p.

7. Operasi
Tiba tiba ada operasi alias cegatan, siapa sih yang suka? Apalagi saat kita dengan sadar tahu kalau ada yang salah dengan kelengkapan kita. Saran saya, biasa saja, tidak perlu panik dan gelisah. Kalau anda gelisah, bahasa tubuh anda akan menarik perhatian petugas. Kalau anda tenang, ada kemungkinan satu dari sekian banyak kejadian anda justru dilepaskan dan disuruh jalan terus, terutama kalau operasinya memang bukan operasi kelengkapan kendaraan.

***Bonus***
Salah satu poin yang cukup sering saya sebut adalah klakson. Klakson ini memang fenomenal, benda luar biasa yang sering digunakan tidak sebagai mana mestinya. Klakson itu berfungsi untuk memberi isyarat atau peringatan, saat akan memasuki belokan dua arah, saat kendaraan di depan anda tiba tiba berbelok ke arah anda tanpa peringatan, saat pengemudi kendaraan di depan anda merapal aji halimun padahal lampu sudah hijau, dan kegunaan lainnya. Tapi yang perlu diingat, klakson ini digunakan dengan menekan satu, dua, atau beberapa kali sesuai kebutuhan, bukan dengan menekannya terus seperti sedang men-deploy clash of clan :p. Klakson anda juga tidak dilengkapi dengan ilmu ih hoa cap giok level 10 yang bisa dengan cepat membubarkan kemacetan di depan anda.

Saya tidak menakut-nakuti, tapi tidak semua orang selera humornya dalam menanggapi suara klakson yang ditekan terus terusan setinggi anda. Kalau sampai gara gara klakson alay anda si korban yang anda klakson mengalami hal yang tidak diinginkan (penyakitnya kumat karena kaget misalnya), sebaiknya anda berharap berada posisi yang benar, kalau tidak, segera gunakan handphone canggih 17 core itu untuk mencari nomor telepon pengacara yang handal :p

***end of bonus***

Oke, mungkin tujuh itu dulu saja, tujuh tips, tujuh horcrux, tujuh kurcaci, dan sayangnya tidak ada presiden nomor tujuh. Kalau ada tambahan silahkan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *