Memahami Ramadhan, Bulan Suci Umat Islam

Umat Islam di seluruh dunia telah mempersiapkan diri dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Mulai dari bangun sebelum matahari terbit untuk makan sahur, sampai dengan menunggu waktu berbuka puasa saat mata hari terbenam, mengapa umat Islam berpuasa? dan apakah itu Ramadhan?

Apakah itu Ramadhan?

Umat Islam – yang berjumlah sekitar 1,6 milyar orang di dunia ini – percaya bahwa Ramadhan adalah bulan yang paling suci dalam setahun, ketika Al-Qur’an (kitab suci agama Islam) diturunkan ke Nabi Muhammad SAW.

Ramadhan merupakan bulan kesembilan di dalam kalender Islam, yang biasa disebut hijriyah atau hijri, dan dihitung berdasarkan perputaran bulan. Kalender Hijriyah dimulai sejak tahun 622 saat Nabi Muhammad SAW berhijrah dari Mekkah ke Madinah.

Kapan Ramadhan dimulai?

Ramadhan di mulai ketika bulan baru telah dapat dilihat, atau biasa disebut hilal. Untuk tahun 2015, hal ini terjadi pada hari Rabu 17 Juni 2015, yang berarti umat Islam akan mulai berpuasa pada hari Kamis 18 Juni 2015.

Bulan Ramadhan, atau bulan puasa, ini akan berakhir sekitar hari Jumat 17 Juli 2015 atau Sabtu 18 Juli. Hal ini dikarenakan tanggalan bulan bisa bervariasi antara 29 atau 30 hari dalam sebulan.

Karena Ramadhan dimulai sekitar 11 hari lebih awal setiap tahunnya, kadang-kadang bulan Ramadhan jatuh di musim dingin dimana puasanya lumayan pendek, atau di musim panas dimana puasanya lumayan panjang. Untuk umat Islam yang berada di daerah tropis, waktu berpuasa nya selalu tetap sepanjang tahun.

Mengapa orang Muslim berpuasa?

Di bulan Ramadhan ini, orang muslim tidak makan atau minum diantara waktu matahari terbit dan terbenam. Hal ini dikarenakan puasa merupakan salah satu dari Lima Rukun Islam. Rukun Islam yang lain adalah mengucapkan kalimat Syahadat, Sholat lima waktu, Zakat dan Haji.

Puasa di bulan Ramadhan hukumnya adalah waji bagi umat Islam. Hal ini tercantum di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

Anda juga dapat mendengarkannya dalam Audio berikut:

Berpuasa, atau disebut صوم dalam bahasa Arab, dapat diartikan sebagai ‘menahan diri’ – dan tidak hanya menahan diri dari makan, minum, atau sex, tetapi juga menahan diri untuk tidak merokok, membicarakan kejelekan orang lain, atau menggunakan bahasa yang kasar (atau biasa disebut umpatan).

Berpuasa tidak berarti bahwa seorang muslim akan mengurangi kegiatan rutin mereka sehari-hari. Justru kebalikannya, mereka dianjurkan untuk tetap hidup normal dalam bekerja dan kegiatan sehari-hari. Disinilah ujian sebenarnya terhadap kesabaran dan ketahanan mereka. Umat Islam percaya bahwa puasa tidak hanya ritual fisik, tetapi juga merupakan waktu dimana mereka berefleksi dan me-recharge kebutuhan spiritual.

Ketika berpuasa, umat Islam percaya bahwa keinginan dapat dikontrol dan dapat merasakan nasib masyarakat yang kurang mampu. Di dalam bulan Ramadhan ini, orang-orang muslim biasa mengundang tetangga dan teman untuk berbuka puasa bersama dan melakukan ibadah Sholat Tarawih.

Pada akhirnya mereka berharap dapat meningkatkan kesabaran, mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan sifat dermawan terhadap sesama.

Siapa saja yang diwajibkan untuk berpuasa?

Setiap laki-laki dan perempuan muslim yang sudah cukup umur dan sehat wajib menjalankan ibadah puasa menurut ajaran Islam.

Siapa saja yang dapat pengecualian untuk tidak berpuasa?

Anak-anak, orang yang sakit atau mempunyai penyakit kejiwaan, orang lanjut usia, orang yang sedang berpergian. Wanita yang datang bulan, hamil, baru melahirkan, atau menyusui tidak diperbolehkan untuk berpuasa.

Umat Islam yang dapat pengecualian dalam berpuasa Ramadhan wajib menggantikan puasa tersebut di kemudian hari. Tetapi jika orang tersebut tidak mampu berpuasa sama sekali – terutama untuk lanjut usia atau alasan medis – maka mereka wajib mengganti puasa tersebut dengan memberi makan orang lain yang membutuhkan untuk setiap hari mereka tidak berpuasa.

 Apakah puasa itu sehat?

Umat Islam tidak berpuasa secara terus-menerus dalam sebulan: mereka makan sebelum matahari terbit dan berbuka puasa pada waktu matahari terbenam setiap harinya.

Ilmuwan Inggris menemukan bahwa berpuasa jangka pendek – jika dapat dikontrol dengan baik – mempunyai beberapa manfaat bagi kesehatan, dan juga berpotensi untuk membantu mengatasi kegemukan.

National Health Services (NHS) dari Inggris juga telah mengeluarkan panduan kesehatan dalam berpuasa termasuk pentingnya hidrasi dan proporsi karbohidrat, lemat dan protein yang tepat. Jangan mudah tergiur juga dengan terlalu banyak makan sewaktu berbuka terutama makanan yang berminyak, karena malah dapat menambah berat badan.

Pada waktu berpuasa, tubuh memakai glukosa dalam darah dan kemudian mulai membakar lemak, yang dapat mengakibatkan penurunan berat badan. Jadi dengan berpuasa dalam waktu beberapa minggu, tubuh akan mulai menggunakan protein sebagai energi.

Setelah beberapa hari berpuasa, jumlah endorfin (hormon yang berhubungan dengan mood) akan meningkat dan mengakibatkan seseorang untuk lebih alert dan meningkatkan kesehatan mental, menurut situs NHS.

Tradisi di Bulan Ramadhan

Umat Islam mempunyai tradisi di bulan Ramadhan yang berbeda-beda di segala penjuru dunia dan tergantung kultur mereka. Beberapa tradisi Islami yang dapat ditemukan:

  • Makan dan minum ketika Sahur, sesaat sebelum matahari terbit
  • Tidak menunda berbuka puasa, saat matahari terbenam, atau disebut iftar
  • Berbuka puasa hanya dengan beberapa buah kurma atau dengan seteguk air putih
  • Mencari malam Lailatul Qadr yang dipercaya lebih baik dari 1000 bulan.

 

Bagaimana Umat Islam berpuasa ditempat yang disinari matahari sepanjang hari?

Pertanyaan yang menarik! Di bagian utara Finlandia, matahari tidak terbenam selama 60 hari atau di Alaska matahari masih terlihat selepas tengah malam.

Ulama lokal mengatakan bahwa diperbolehkan untuk mengikuti jadwal matahari terbit dan terbenam dari negara lain. Islamic Centre di Norwegia Utara mengeluarkan fatwa (hukum yang dikeluarkan oleh ahli di bidang hukum Islam) yang memperbolehkan umat Islam lokal untuk memilih mengikuti jadwal puasa di Mekkah jika lama berpuasa di Norwegia lebih dari 20 jam.

The Assembly of Muslim Jurists of America juga mengeluarkan peraturan yang hampir mirip yaitu memperbolehkan umat Islam yang hidup di daerah Alaska Utara untuk menggunakan jadwal puasa di bagian lain negara Amerika dimana orang dapat membedakan antara siang dan malam.

Dimanakah tempat berpuasa terlama di dunia?

Di Reykjavik, Islandia, waktu berpuasa sekitar 21 jam dan 57 menit dan mereka mulai berpuasa jam 2.03 pagi sampai dengan tengah malam.

Dimanakah tempat berpuasa tersingkat di dunia?

Di Sydney, Australia, waktu berpuasa sekitar 11 jam dan 24 menit dan mereka mulai berpuasa jam 5.29 pagi sampai dengan 4.54 sore.

Apa yang terjadi di akhir bulan Ramadhan?

Umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri atau biasa disebut ‘lebaran’ di Indonesia. Idul Fitri memperingati berakhirnya bulan Ramadhan. Menurut tradisi, umat Islam biasanya mengucapkan salam Eid Mubarak (atau Selamat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia) kepada satu sama lain. Idul Fitri jatuh pada hari pertama di bulan Shawwal dimana diharamkan bagi umat Islam untuk berpuasa pada hari itu.

Tradisi Islami lain untuk merayakan Idul Fitri adalah dengan makan makanan manis di pagi hari dan beramal sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri. Banyak umat Islam yang juga merayakannya dengan memberikan hadiah, memakai baju yang baru dan bersih, dan mengunjungi sanak saudara.

Ramadhan dan Idul Fitri
Suasana Sholat Idul Fitri

Artikel ini diterjemahkan dari tulisan Aisha Gani dari The Guardian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *