Pencegahan dan Pertolongan Pertama Pada DBD

Demam Berdarah Dengue atau yang lebih keren disebut DBD memang sedang mengintai siapa saja, terutama di musim hujan ini. Oleh karena itu, saya tidak bosan mengingatkan untuk kita sekalian menjaga kesehatan diri dan lingkungan agar sebisa mungkin terhindar dari DBD.

Cara mencegah penularan DBD sebenarnya cukup murah dan sederhana. Prinsipnya adalah jangan sampai kita membiarkan perkembangbiakan nyamuk yang menjadi perantara penularan virus dengue (penyebab DBD).
 

Caranya?

Gampang, biasanya disebut dengan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur)

 

  • Kuras bak mandi sering-sering… supaya kalau ada jentik nyamuk yang nebeng disitu, tidak bisa tumbuh dan berkembang menjadi nyamuk.
  • Tutup semua tempat yang jadi penampungan air.. genthong kek.. gelas kek… apa aja, asal dia menampung air, lebih baik ditutup. Kenapa? biar nyamuk ngga bertelur disitu…
  • Kubur barang-barang tak terpakai yang mungkin bisa menjadi tempat air tergenang.. seperti kaleng bekas atau wadah air mineral bekas yang tak terpakai. Kenapa? supaya air ngga nampung disitu, trus bisa dijadiin tempat bertelur dan berkembang biak jentik nyamuk..

 

Kurang?

Tambahin nih..

  • Bereskan baju-baju yang bergelantungan di luar lemari.
  • Kalau perlu, pakai anti nyamuk saat beraktifitas
  • Kalau perlu, pakai obat nyamuk dan kelambu saat tidur.
  • Kerja bareng tetangga kiri kanan bersihin goot dan sauran air

 
Intinya sih Gaes… JAGALAH KEBERSIHAN!
 

Gimana sih gejala DBD?????

 
Secara umum, gejalanya hampir sulit dibedakan dengan gejala penyakit infeksi lainnya… tetapi di musim penghujan ini, jika anda atau anak anda atau keluarga atau sodara bin tetangga yang mengalami:

  • Panas mendadak tinggi >38,5 C. ini diukurnya pake termometer ya gaes… bukan sama tempelan telapak tangan di jidat. Jadi ngga ada salahnya investasi beli termometer… murah meriah.
  • Sakit kepala yang menjadi jadi
  • Seluruh badan terasa sakit semua bin remuk redam
  • Ada gangguan saluran pencernaan, misalnya mual-mual tanpa sebab, atau muntah…
  • Ada tanda-tanda terjadi perdarahan. Misalnya bintik-bintik merah di kulit yang kalo diteken dikit sama benda bening kayak gelas/kaca/penggaris plastik ngga ilang, atau mimisan
  • Tetangga kiri kanan ada yang kena DBD

 
Boleh kita curiga bahwa kita sedang terkena DBD. Ngga usah panik dulu… bisa dilakukan langkah-langkah berikut:

  1. Atasi gejala yang timbul.

Maksudnya, obati gejala-gejala yang dianggap sangat mengganggu, misalnya panas, nyeri badan dan mual muntahnya.. Saran saya, berinvestasilah pada Paracetamol, Antasida, dan Difenhidramin dirumah… murah meriah dan sangat bermanfaat.. Kalau merek dagangnya ya macam-macam… silahkan dicari sendiri.

  1. Beri cairan yang cukup

Minum cairan yang cukup, terutama yang mengandung elektrolit… mau pakai oralit ya boleh, mau pakai minuman elektrolit semacam air kelapa, atau minuman komersial lainnya ya boleh… yang jelas jangan sampai tubuh kekurangan cairan. Ingat, dehidrasi bisa meningkatkan suhu tubuh juga.. plus bikin lemes gaes..
Minum jus jambu boleh????

Boleh aja. Tapi tidak terbatas pada jus jambu ya gaes.. multivitamin pada buah penting buat kita.. jadi disarankan pada kondisi seperti ini konsumsi jus segala buah… buah apa aja boleh.

  1. Tingkatkan daya tahan tubuh

Beri cairan yang cukup, dan sebisa mungkin meski mual atau muntah usahakan nutrisi tetap masuk meski sedikit sedikit tapi sering. perhatikan juga kandungan gizinya. gizi yang cukup akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Boleh diutamakan makanan yang mengandung protein tinggi.
Masih kurang puas? boleh aja ditambah dengan suplemen vitamin atau imunobooster atau imunoregulator misalnya sorry sebut merek Stimuno atau Imboos Force…atau multivitamin lainnya.

  1. Awasi dan Waspadai

Maksudnya, kalo perlu bikin catatan kapan mulai panas, jam berapa saja panasnya muncul, gejala apa saja yang muncul, dan jam berapa saja minum obat.

Sangat disarankan untuk melakukan cek laboratorium terhadap trombosit darah pada hari pertama panas. Kemudian pada hari selanjutnya juga (serial)… baik dilakukan tiap hari atau 2 hari sekali untuk melihat apakah ada tren penurunan trombosit selama terjadi panas.

Perlu diingat pola panas pada DBD. Dan ingatlah bahwa pada hari ke 4/5 adalah masa kritis… jika pada hari ke tiga suhu tubuh mulai menurun disertai dengan badan menjadi lebih lemes, ngga usah banyak pikir, bawa segera ke RS.

Semoga bermanfaat
 
DBD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *