7 Hal Yang Sensitif Dibahas Dengan Wanita

7 hal

Pernah berada pada situasi dimana anda tidak bermaksud mencari masalah dan hanya mengeluarkan satu atau dua kalimat yang terlintas di kepala tetapi mendapatkan respon yang luar biasa sehingga membuat anda menyesal? saya sering :P. Dari hasil penelitian saya bertahun tahun dengan metode multi sembarang stage clustering saya menyimpulkan ada beberapa atau tepatnya 7 (tujuh) topik yang tabu atau sebaiknya anda hindari untuk dibahas dengan wanita (memang tidak semua wanita sama, ini hanya sebagian), apalagi di media sosial dimana banyak orang yang tidak anda kenal baik, kecuali anda memang ingin beradu argumen panjang kali lebar kali tinggi kali kedalaman kali viskositas kali molaritas dan kali lainnya :D. Berdasarkan pengalaman mengamati, perdebatan soal topik ini seringkali tanpa hasil, tanpa kesimpulan, dan penuh jejak pada hati sehingga kita perlu tahu agar bisa menghindarinya, tanpa panjang lebar, hal-hal tabu tersebut adalah:

1. Poligami
Menyatakan dukungan terhadap poligami, bahkan keceplosan mengatakannya sebagai sunnah Rasul (saya ndak tahu ini beneran sunnah atau tidak) bisa jadi obat mujarab kalau anda merasa linimasa media sosial anda sepi dan ingin anda ramaikan.

2. Si Dia yang tidak boleh dibela
Dia, iya dia, itu si dia, yang beberapa kali ganti nama belakang, yang di beberapa forum diberi julukan mirip dengan nama jajanan, yang katanya pren makan pren itu. Menyatakan kalimat yang terkesan membela, atau sekedar mempertanyakan kenapa dia begitu tidak disukai akan berakibat fatal buat anda, bahkan mungkin serangan akan anda dapat dari istri, kakak, atau anak perempuan anda :D.

3. Emansipasi
Ini peringatan, jangan menyindir nyindir atau memprotes tentang pembagian hak antara laki-laki dan perempuan apalagi mengait-ngaitkan dengan emansipasi kalau belum siap mental :P.

4. ASI
Sebetulnya agak mirip dengan nomor 3, tapi ini khusus berkaitan dengan hak mereka menyusui anaknya dengan ASI eksklusif bagi mereka yang bekerja. jangan memprotes atau bahkan menyarankan untuk memberikan susu formula saja daripada ASI, apalagi mengatakan bahwa keinginan mereka memberi ASI itu menghambat karir, ini bukan hanya memantik reaksi keras kaum Hawa saja, sebagian kaum Adam yang sadar dengan masalah ASI ini juga umumnya akan bereaksi keras.

5. Waktu Berbelanja
pernah berbelanja dengan perempuan? ya sudah nikmati saja, jangan memprotes apalagi membahasnya panjang lebar kecuali anda punya waktu luang yang cukup untuk membahasnya karena kebiasaan anda (laki-laki) berlama-lama di kamar mandi sampai nongkrong bersama dengan teman-teman akan ikut dibahas šŸ˜€

6. Pembagian penghasilan bagi yang sama-sama kerja
Cukup jelas šŸ˜€

7. Waktunya
Biasanya, kalau sedang “waktunya”, sikap wanita akan berbeda. sebaiknya jangan mempertanyakan (bertanya boleh) apalagi protes.

Nah, tujuh hal diatas adalah hal yang sebaiknya anda, kita, laki-laki hindari untuk membahas atau memprotes, apalagi di tempat umum dan media sosial. Saya tidak tahu tujuh hal diatas sebaiknya bagaimana atau yang benar bagaimana (masalah poligami misalnya šŸ˜€ ), yang saya tahu, mengangkatnya ke permukaan akan memicu reaksi yang jauh lebih cepat dan bahkan keras daripada anda sekedar membahas sebenarnya Thor itu laki-laki atau perempuan?. Dan percayalah, manfaatnya tidak akan sebanding dengan tegangnya urat syaraf, kecuali anda memang sengaja trolling :P.

Kalau anda memang ingin tahu, merasa perlu mencari titik temu karena berhubungan dengan orang dekat anda, dan memang bukan ingin cari masalah, sebaiknya bahas baik-baik dengan orang yang anda kenal dekat. Kalau anda ingin menjadi seleb media sosial dadakan, silahkan saja bahas itu di media sosial, tapi pesan saya sama dengan pesan yang umum sebelum anda ngeflash ROM di android, DIWYOR (Do It With Your Own Risk). šŸ™‚

Tips untuk Menghindari Penipuan melalui Telepon

Penipuan melalui Telepon

Modus-modus Penipuan Melalui Telepon

Mungkin anda sudah sering mendengar dan/atau mengalami sendiri penipuan lewat SMS yang sudah sangat sering kita jumpai di negeri harapan. Banyak juga website yang memberi tahu cara melaporkan penipuan lewat SMS.

Modus penipuan melalui telepon jauh lebih meyakinkan dibanding SMS karena si penipu berbicara secaraĀ langsung dengan anda. Mereke biasanya menelepon korbannya di pagi dini hari, atau tengah malam dimana orang berada di posisi yang tidak dapat berpikir dengan jernih (masih tidur!). Beberapa modus yang sempat saya himpun:

a. Anaknya Kecelakaan di Sekolah dan/atauĀ di sebuah tempat

Modus yang pertama ini kesannya untung-untungan. Biasanya si penipu akan bilang bahwa anaknya sedang di Rumah Sakit karena terlibat kecelakaan sewaktu di sekolah dan membutuhkan biaya yang urgent.

Yang lucu, kadang si pelaku ngasi nama anaknya lumayan ngasal, dan/atau si anak padahal masih pada tidur di rumah!

b. Anaknya sedang lagi di kantor polisi

Untuk modus yang ketiga ini,Ā para penipu (ya! ada dua pelakunya!) cukup lihaiĀ dalam role-playing nya. Penipu pertama akan berpura-pura menjadi anak anda yang sedang tertimpa ‘musibah’ di kantor polisi, dengan disertai bumbu tangisan dan suara mengiba yang mungkin akan menyebabkan banyakĀ orang tua terlena. Kemudian pelaku kedua masuk sebagai ‘bad cop’ yang akan mengancam menyebarluaskan masalah ini ke media cetak dan/atau mempersulit prosesnya jika tidak ada ‘uang pelicin’ kepada ‘polisi’ gadungan tersebut.

Bagaimana Cara Mereka Mendapatkan data pribadi anda?

a. Semakin maraknya penggunaan media sosialĀ yang (buat orang Indonesia) tidak dibatasi umur dan tidak diberi batasan-batasan khusus (privacy settings) menyebabkan mudahnya para penipu ini untuk mengakses data pribadi anda. Apalagi, kalo ada yang lengkap menyantumkan Nomer Hape, hubungan keluarga, alamat email, dan lain lain.

b. Ada juga jebakan dimana anda disuruh mengisi survey Ā dan/atau formulir yang di iming-iming hadiah gratis. Jika perusahaan survey nya meragukan dan/atau alamat website tidak sesuai dengan nama perusahaan survey nya, sebaiknya jangan dilanjutkan. Karena dapat dipastikan data anda dapat dijual ke pihak ketiga.

c. Data tersebut dicuri oleh si penipu dari situs-situs yang tidak memiliki enkripsi yang aman. Jika anda memberikan data di situs yang bukan https://, data anda dapat lebih mudah di curi.

d. Data anda memang dijual oleh pihak penyedia saluran telepon dan/atau website anda dengan pihak ketiga.

 

Penipuan melalui Telepon

Tips untuk menghindari Penipuan melalui Telepon

Beberapa tips yang dapat dipakai agar anda terhindar dari ‘musibah’ seperti tersebut diatas.

1. Jangan Panik!

Hal ini mungkin agak susah untuk dilakukan, apalagi jika anda mendengar secara langsung kejadian-kejadian ‘urgent’, di jam yang kita sangat ‘vulnerable’, dan si penipu yang dengan cekatan mendesak anda untuk gegabah.

Tetapi hal ini teramat sangat penting untuk dilakukan. Jika kita panik dengan ketakutan mendadak yang teramat sangat, akan susah bagi kita untuk berpikir dengan tenang dan logis.

2. Minta tolong orang rumah, teman, dan/atau keluarga dekat untuk memvalidasi.

Usahakan untuk memvalidasi kejadian ini dengan yang bersangkutan. Mintalah tolong orang di rumah anda, teman, atau keluarga dekat untuk menghubungi keluarga anda yang sedang tertimpa ‘musibah’ ini. Meskipun mungkin mereka berdalih bahwa keluarga anda sedang terluka parah, koma, dll, tetaplah anda coba hubungi.

3. Jangan takut terhadap ancaman si penipu

Si penipu yang kemungkinan besar mengaku dari pihak kepolisian akan berusaha mengintimidasi dan mengancam untuk ‘memperkarakan’ atau ‘dimasukkan ke koran’. Hal ini mungkin berdasarkan pada ‘opini masyarakat’ tentang adanya oknum-oknum polisi ‘nakal’ yang mencoreng nama baik korps Kepolisian Republik Indonesia.

Yakinlah bahwa diluar sana masih banyak sekali polisi-polisi kita yang hidup dengan jujur. Jadi, jangan takut dengan gertakan semacam itu.

4. Banyaklah bertanya kepada si penipu tentang kondisi keluarga anda yang katanya sedang tertimpa ‘musibah’ itu

Ajukan pertanyaan-pertanyaan seperti: Dimanakah lokasi kejadian? Bagaimana kronologinya? Jam berapa?

dan kalau bisa, mintalah berbicara kembali dengan keluarga anda tersebut dan ajukan pertanyaan yang sama.

5. Gertak balik.

Buat yang agak mudah berimprovisasi, coba anda bilang bahwa anda juga dari kepolisian dan tanyakan pangkat si penipu dan dimana si penipu ‘dinas’. Hal ini mungkin akan membuat si penipu berpikir ulang untuk melanjutkan aksinya.

Daftar kepangkatan Polri bisa dilihat dari link wikipedia ini. Buat yang hobi baca tulisan panjang, mungkin anda bisa membaca artikel dari hukumonline.com: ‘struktur dan jenjang karier di kepolisian’

6. Pastikan Akun Media Sosial anda hanya terhubung dengan orang yang benar-benar anda kenal.

Jangan mudah termakan janji-janji iklan-iklan (contoh: “Apple bagi-bagi iPhone6”) yang banyak tersebar di aplikasi media sosial. Jika anda tidak harus bersosialisasi dengan semua orang, pastikan pengaturan facebook anda hanya bisa dapat diakses oleh orang dekat anda (bukan masyarakat umum).

Semoga tulisan ini dapat membantu kita terhindar dari masalah penipuan melalui telepon yang tidak mengenakkan ini.