Cara Mengetahui Berita Hoax atau Bohong

Baru-baru ini saya berdiskusi dengan seorang teman yang sangat yakin bahwa berita yang beliau share di facebook sangat benar dan bukan hoax. Judul dari berita itu juga sangat bombastis:

BAHAYA Makanan Anak Kinder Joy Ternyata Penyebab Kanker!

Tentu saja sebagai orang yang awam di dunia makanan dan kesehatan, beliau dengan mudahnya ditakuti oleh artikel tersebut. Kemudian, mulailah membagikan link tersebut ke semua orang yang beliau peduli.

Yang menjadi masalah adalah jika kemudian orang-orang yang dibagi berita tersebut percaya langsung dengan isi beritanya karena yang membagi berita adalah orang kepercayaannya. Jadi hal yang semula hoax malah diyakini sebagai berita yang benar dan valid.

Bagaimana Cara Mengetahui Berita Hoax atau Bohong?

Ada beberapa tips yang bisa saya bagi ke anda mengenai cara untuk mengetahui bahwa suatu berita itu mengandung kebenaran atau hanya bohong semata:

1. Cari di Google: [Nama Berita] hoax

Saat ini, (hampir) tidak ada berita yang tidak dapat dicari di Google. Cara pertama ini juga sangat cepat dan mudah untuk dilakukan semua orang.

Jadi, sama seperti anda mencari informasi tentang berita hoax, anda juga bisa mencari di Google tentang kebenaran informasi tersebut. Untuk contoh diatas, anda bisa menuliskan kata kunci di Google: Kinder Joy Kanker Hoax. Google kemudian akan melaporkan situs-situs yang menuliskan berita tersebut (kalau ada).

Salah satu contoh situs yang melaporkan bahwa berita Kinder Joy dapat mengakibatkan kanker itu hoax adalah situs Hoax or Fact. Situs ini menjelaskan dengan lumayan detil bahwa berita Kinder Joy tersebut adalah hoax. Situs ini juga lumayan banyak melaporkan berita-berita hoax lainnya.

Tetapi permasalahan mendasar disini adalah bahwa berita yang anda dapatkan mungkin sama-sama kurang ‘scientific’ dan dapat dibantah juga.

2. Tanya ke orang yang lebih ahli

Untuk cara yang kedua ini memang memakan waktu yang jauh lebih lama karena anda harus mencari orang yang ahli di bidang teknologi pangan dan/atau kesehatan. Mereka juga harus mengetahui secara lengkap bahan-bahan yang dianggap mengandung kanker di dalam Kinder Joy. Pada akhirnya, mereka bisa memberikan informasi kepada anda resiko-resiko yang anda bisa dapatkan dalam mengkonsumsi Kinder Joy tersebut. Mungkin anda tidak akan mendapatkan resiko kanker, tapi resiko-resiko lain, seperti obesitas, dll.

3. Anda melakukan riset sendiri

Cara yang terakhir ini mungkin hanya bisa dilakukan jika anda adalah ahli di bidang tersebut. Dalam contoh Kinder Joy ini mungkin anda bisa melakukan riset jika anda adalah seorang ilmuwan di bidang teknologi pangan yang bisa memisahkan unsur-unsur kimia yang terkandung di dalam makanan tersebut.

 

Semoga tips-tips diatas dapat membantu anda untuk menyaring berita dan dapat membedakan antara berita hoax dan berita yang benar dan valid.

Cara Mengetahui Berita Hoax

Cara Mengetahui Berita Hoax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *